Air Terjun Tuwondo – Objek Wisata Unik yang Kering di Musim Kemarau

Air Terjun Tuwondo – Salah satu ciri khas sumber mata air atau sungai di beberapa daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta adalah mengering ketika musim kemarau tiba. Salah satu tempat yang mengalami hal ini adalah objek wisata Air Terjun Tuwondo. Lokasi Air Terjun Tuwondo sendiri sudah unik, yaitu berada di dekat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan.

Air Terjun Tuwondo – Photo by @google

Baca juga: Paket Wisata Jogja Murah ke Air Terjun Tuwondo

Meskipun dekat dengan TPA Piyungan, tetapi tempat wisata tersebut sudah banyak dibersihkan sehingga tidak akan mengganggu kenyamanan pengunjung. Keunikan lain dari objek wisata alam ini adalah dulu sempat dimanfaatkan warga sebagai lokasi memandikan hewan ternak seperti sapi dan kerbau.

Rata – rata penduduk sekitar memang bermata pencaharian sebagai petani di mana mereka membutuhkan lahan untuk mandi hewan ternaknya. Namun, setelah difungsikan sebagai objek wisata, Air Terjun Tuwondo tidak lagi digunakan untuk mandi hewan ternak supaya tetap jernih dan tidak mengganggu para traveler.

Rute Menuju Air Terjun Tuwondo

Rute Air Terjun Tuwondo adalah melalui perempatan lampu merah Jalan Wonosari KM 10. Untuk bisa mencapainya, saat ini akses jalan masih bersahabat untuk kendaraan roda 2 saja. Tetapi jangan khawatir, karena kondisi fisik jalan juga sudah baik sehingga tidak perlu diragukan lagi tentang keamanan dan kenyamanan perjalanannya.

Nama Tuwondo sendiri berasal dari kata “Watu” yang berarti batu dalam Bahasa Jawa, serta “Ondo” yang berarti tangga. Dengan demikian, masyarakat setempat memberikan nama Tuwondo untuk objek wisata tersebut adalah karena melihat titian batu yang mirip seperti anak tangga berada di sekitarnya. Memang, ada semacam tangga batu alami untuk menuju bagian atas air terjun. Mungkin inilah yang menyebabkan pemberian nama unik di dalamnya.

Air Terjun Tuwondo – Photo by @dms_ss

Meskipun masih banyak fasilitas yang perlu diupgrade, tetapi tempat wisata ini sudah memiliki akses parkir dan beberapa warung di dalamnya. Jadi, pengunjung tidak perlu cemas saat meletakkan motor selama sesuai aturan. Jika lapar dan tidak membawa bekal maka sajian kuliner sederhana khas warung akan bisa menjawab kebutuhan perut.

 

[artikel number=3 tag=”wisata-jogja” ]

Keunggulan dari Air Terjun Tuwondo adalah memiliki 3 tingkat yang berjenjang dengan kondisi aliran air cukup deras. Seperti halnya tempat wisata air terjun yang lain, masih ada resiko tanah longsor yang mengancam jika cuacanya terlalu buruk. Apabila hujan datang dengan deras selama beberapa hari berturut – turut maka sebaiknya jangan memilih untuk pergi.

Di sekitar kanan dan kiri perjalanan menuju air terjun utama akan tampak deretan batu kapur yang memang menjadi salah satu komposisi geologis tempat ini. Yang perlu diperhatikan adalah jangan lupa memperhatikan papan larangan yang ada di sekitar perjalanan.

Harga Tiket Masuk Air Terjun Tuwondo

Harga tiket masuk Air Terjun Tuwondo masih belum diberikan karena objek wisata ini masih tergolong baru. Sebagai langkah keamanan bagi kendaraan, sebaiknya berikan uang jasa untuk petugas parkir yang menjaga kendaraan. Jadi, bisa dikatakan harga wisata alam ini sangat terjangkau. Apalagi untuk seseorang yang memang hobi traveling.

Air Terjun Tuwondo – Photo by @dimas.hy

Baca juga: Rental Mobil Jogja Untuk Berlibur ke Air Terjun Tuwondo

Jika setelah bermain air badan dan baju menjadi kotor, maka jangan khawatir karena di lokasi ini sudah ada fasilitas kamar mandi umum sehingga traveler bisa membersihkan diri di sana. Beberapa orang bahkan tidak hanya bermain air tetapi juga mengabadikan momen liburan di tempat ini lalu di share ke sosial media. Memang, meskipun murah meriah tetapi keindahan alamnya tidak kalah dengan lokasi lain.

Sebaiknya, jangan lupa untuk membuang sampah di tempatnya sebagai langkah menjaga kebersihan. Selain itu, jangan datang pada musim kemarau karena bisa jadi Air Terjun Tuwondo mengering.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *