Gereja Ganjuran, Gereja Katolik Roma Tertua Di Bantul

Wisata Religi Gereja Ganjuran Jogja – Jam Buka, Fasilitas, Rute, Lokasi Menuju Gereja Ganjuran Bantul. Gereja Ganjuran Jogja merupakan sebuah gereja umat Katolik Roma yang dibangun di daerah Bantul Yogyakarta. Berdiri dan dibangun sejak tahun 1927, gereja ini dikenal dengan nama yang lebih lengkap yaitu Gereja Hati Kudus Yesus.

Menurut penganut agama Katolik ini, tempat ibadah mereka ini bukan hanya sekedar tempat beribadah dan berdoa, melainkan juga sebagai tempat bertemunya mereka dengan Tuhannya melalui surjan dan gamelan.

Bagi yang penasaran dan ingin tahu bagaimana bentuk dan arsitektur gereja ini, mungkin bisa melihat review sebelumnya dari berbagai sumber termasuk dari penjelasan ini. mungkin tempat ini juga bisa menjadi salah satu tempat wisata di Jogja.

Dengan menggunakan paket wisata Jogja mengunjungi tempat ini secara berkelompok maupun pribadi. Dengan disajikan megahnya arsitektur bangunan tersebut, bagi pengamat arsitektur di Indonesia tentu akan tertarik mengunjunginya.

Wisata Religi Gereja Ganjuran

Sejarah Panjang Gereja Ganjuran

Sebuah tempat ibadah akan menjadi wisata religi jika dijadikan sebagai pusat wisata, begitupun dengan gereja yang satu ini. gereja Ganjuran yang terletak di Bantul Jogja ini juga sering dijadikan tempat wisata religi, apalagi dengan adanya candi yang dibangun berdampingan dengan gereja.

Tidak hanya sekedar dibangun untuk tempat peribadatan agama katolik, tapi gereja ini juga memiliki sejarah atau kisah tersendiri dibalik pembangunannya. Bangunan yang dibentuk pada tahun 1927 ini diprakarsai dan dibangun oleh dua bersaudara Schmutzer keturunan Belanda, yaitu Julius Robert Anton Maria Schmutzer dan Joseph Ignaz Julius Maria Schmutzer,

Diawali dari mulainya dua bersaudara ini bekerja atau mengelola sebuah pabrik gulanya sendiri, yaitu Gondang lipuro pada tahun 1912. Pembangunan tersebut juga diikuti dengan bangunan lainnya setelah itu, antara lain 12 sekolah rakyat dan klinik yang pada akhirnya akan menjadi rumah sakit.

Tujuan Schmutzer bersaudara ini membangun gereja dan bangunan lainnya adalah karena semangat mencintai sesama, sujud sosial dan menolong semua warga yang menjadi karyawan pabrik gula tersebut. Kedua saudara ini mengajak semua karyawannya tersebut untuk masuk agama katolik.

Sedangkan, candi yang dibangun di samping gereja tersebut adalah perwujudan rasa syukur dua bersaudara ini atas kemajuan dan keberhasilan pabrik gulanya yang mengalami masa kejayaan pada tahun 1918 hingga 1930 sehingga dibentuk dan diabadikan pada sebuah monumen yaitu candi setinggi 10 meter tadi. Gereja ini juga dikenal sebagai gereja katolik Roma tertua yang ada di Bantul.

Arsitektur Etnik Jawa Eropa

Bentuk arsitektur yang tercipta dari bangunan gereja di atas tanah seluas 2.5 hektar dan sekitarnya terlihat seperti perpaduan arsitektur Jawa dan Eropa kuno serta nuansa Hindu. Dengan menggunakan jasa arsitek asal Belanda yaitu Jyh Van Oyen,

Gaya Eropa diterapkan salah satunya pada bagian salib yang dilihat dari udara, serta bentuk bangunannya. Sedangkan, nuansa Jawa dan hindu agak mendominasi melalui bentuk atap tajugnya atau atap bertingkat.

Dimana terdapat empat tiang yang terdiri dari kayu jati sebagai penyokong atap yang bertingkat tadi. Keempat tiang tersebut memiliki makna sebagai lambing empat orang yang menulis Injil, yaitu Matius, Markus, Yohanes dan Lukas.

Nuansa Jawa pada Gereja Ganjuran ini juga terdapat pada altar, sancristi sebagai tempat menyimpan peralatan untuk misa dan doopvont untuk tempat pembaptisan. Bahkan, juga diterapkan pada patung Yesus dan bunda Maria yang memakai pakaian Jawa. Untuk ukiran pada gereja dibuat oleh seniman bernama Iko. Gaya Joglo yang dihias dengan ukiran Jawa makin membuat menarik gereja katolik ini.

Sedangkan untuk candi terdapat teras yang memiliki relief bunga teratai dan patung kristus yang memakai pakaian adat Jawa. Candi merupakan penerapan nuansa gaya Hindu pada seluruh bangunan yang dibuat. Setiap tahunnya proses pembangunan gereja selalu berkembang dan mengalami peningkatan.

Wisata Religi Dilengkapi Candi

Dikelilingi dengan banyak tempat wisata di sekitarnya, menjadikan gereja ini menjadi pusat wisata religi. Dimana di lingkungan sekitarnya sangat cocok untuk berdoa sambil menikmati wisata alam. Tak jauh dari gereja pun juga terdapat pantai selatan di daerah Bantul. Menurut warga sekitar, gereja ini memang dibutuhkan sebagai tatanan sebuah kehidupan.

Candi yang merupakan bukti sejarah keberhasilan keluarga Schmutzer ini menjadi pusat wisata religi yang menarik yang memang belum ada monument sejenis ini pada saat itu. Oleh karena itu, akhirnya berhasil dibangun.

[artikel number=3 tag=”paket-wisata-religi” ]

Lokasi Gereja Ganjuran Jogja

Lokasi Gereja Ganjuran terletak di Bambanglipuro Bantul, tepat dibagian sebelah selatan Jogja sejauh 17 kilometer. Di sekitar gereja pun juga banyak terdapat tempat wisata, dengan gereja Ganjuran ini sebagai pelengkap beserta candi.

Rute Gereja Ganjuran Jogja

Rute Gereja Ganjuran berjarak 20 km dari pusat kota Jogja, dan dapat dilalui dengan kendaraan bermotor baik mobil ataupun motor. Melewati desa Ganjuran, maka pengunjung akan disajikan pemandangan alam yang indah dengan hijaunya sawah dan pohon-pohon yang menyerupai pohon cemara.

Untuk dapat mencapai gereja ini, para pengunjung dapat melalui alur yang menuju Pantai Samas. Terlebih jika menggunakan kendaraan umum atau angkutan umum bisa menggunakan angkutan yang menuju ke arah pantai Samas tadi dari terminal Giwangan, dan berhenti pada pertigaan Jowilayan yang dapat dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 900 meter menuju ke arah timur. Begitupun dengan kendaraan pribadi yang bisa diambil patokan jalannya.

Fasilitas Gereja Ganjuran Jogja

Fasilitas Gereja Ganjuran yang disediakan pada Gereja ini ada beberapa macam, salah satunya adalah dengan adanya Candi sebagai pendukung tempat wisata. Candi yang dimaksud dinamakan Candi Hati Kudus Yesus, sama dengan nama Gerejanya.

Selain itu, juga terdapat beberapa fasilitas standar lainnya seperti toilet, lahan parkir, serta klinik, sekolah dan Pastoran yang terdapat dalam sebuah bangunan kompleks yang dibentuk oleh dua bersaudara tersebut, bahkan beberapa makam yang sering didatangi pengunjung untuk berziarah dengan adanya tempat pengambilan air suci yang berada tepat di sebelah kiri bagian Candi. Juga tidak ketinggalan tempat penginapan untuk yang ingin bermalam disana.

Jam Buka Gereja Ganjuran Jogja

Jam Buka Gereja Ganjuran disesuaikan dengan program-program yang diadakan oleh gereja tersebut. Misalkan saja seperti jadwal Misa yang diadakan, yaitu Misa dengan bahasa Jawa yang dilakukan setiap kamis sampai minggu jam 5.30, malam Jumat pertama dan malam Natal serta setiap sabtu sore yaitu pada pukul 17.00 WIB. Sedangkan untuk misa yang dilakukan setiap harinya dilakukan setiap jam 5.30.

Sudah Berkunjung ke Gereja Ganjuran Bantul ?

Kalau sudah berikan rating review dibawah ini dengan klik tombol bintang dibawah ini

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *