Jembatan Soka

Protret Jembatan Soka Pundong Bantul Sebelum Banjir

Jembatan Soka Pundong Bantul – Jembatan Soka merupakan salah satu jemabatan yang sudah sangat populer di Bantul karena cocok untuk berfoto, sambil menikmati aliran kali. Apalagi saat sore hari, kita bisa datang untuk menikmati proses tenggelamnya matahari atau sunset yang begitu menawan. Jembatan Soka Pundong Bantul ini menghubungkan desa Srihardono yang berada di seberang Utara dan desa Seloharjo yang berada di arah sebaliknya yaitu di seberang Selatan. Kedua desa tersebut masih termasuk dalam satu wilayah kecamatan, yaitu kecamatan Pundong kabupaten Bantul Kota Yogyakarta. Dusun yang jaraknya dekat dengan jembatan ini adalah dusun Soka, yaitu dusun yang terletak di arah seberang Selatan dari jembatan.Lalu masuk wilayah desa Seloharjo, dan dusun Gunung Puyuh yang berada di seberang Utara.Kemudian masuk lagi ke wilayah desa Srihardono. Jembatan ini melintasi sungai Opak, yang merupakan salah satu dari dua sungai terbesar di Bantul.

Jembatan Soka Pundong

Baca juga: Paket Wisata Jogja Murah

Bila kita melewati jembatan ini melalui arah Utara atau lebih tepatnya dari desa Srihardono, maka kita akan dapat meneruskan perjalananmenuju ke jalan Siluk Parangtritis yang berada tepat di seberang Selatan sungai, atau jika masuk lebih ke dalam lagi, maka akan sampai ke wilayah desa Seloharjo. Jika pergi ke arah kiri, maka akan menuju ke daerah Siluk, Imogiri atau juga sampai ke salah satu obyek wisata yaitu Goa Cerme Imogiri. Dan jika ke arah kanan, maka akan menuju ke obyek wisata pantai Parangtritis.

Jembatan Soka ini lebarnya begitu kecil dan sempit dan hanya bisa dilalui oleh satu kendaraan beroda dua. Namun konstruksi dari jembatan ini cukup kuat untuk menopang kendaraan beroda dua tersebut secara bergantian.Karena begitu sempitnya papan jembatan, jika ingin melewatinya harus secara bergantian. Jembatan ini tidak cukup lebar untuk menyeberang ke dua arah secara bersamaan melalui arah yang berlawanan. Harus secara bergantian. Jembatan ini hanya akan cukup menjadi leluasa jikadapat dilewatidengan satu arah untuk satu sepeda, atau satu sepeda motor saja. Jika melewatinya secara bersamaan, pasti akan sangat sulit apalagi jika berpapasan di tengah jembatan.Walaupun kadang jika terpaksa, bisa juga lewat di jembatan itu tanpa harus ada yang mundur tetapi sangat sempit sekali untuk dilewati. Maka dari itu harus secara berhati-hati juga. Jadi, jika ingin melewati jembatan secara berbarengan dari kedua arah yang berbeda dari seberang, mau tidak mau harus secarabergantian, walaupun akan sangat sedikit repot dan susah.Karena jembatan ini lumayan panjang, kurang lebih jaraknya kira-kira 100meter. Disamping itu, pasti akan merasa bingung mengenai siapa dulu yang harusmenyeberang, karena jaraknya yang jauh sekitar 100 meter tadi menyebabkan seseorang menjadi kurang bisa melihatdari ujung seberang jembatan jika ada yang memberi kode mengenai siapa dulu yang harus menyebrang duluan. Yang jelas, harus ada yang mengalah salah satunya agar bisa melewati jembatan dengan lancar.

Walaupun lebar jembatan ini sempit, Jembatan Soka Pundong ini sungguh sangat berarti bagi warga terdekat seberang Selatan sungai, yaitu warga dari dusun Soka, desa Seloharjo. Karena dapat menyingkat waktu bagi mereka bila akan pergi menuju ke arah Kota Jogja, atau setidaknya hanya sekedar ke pasar, ke sekolah, atau pun yang akan pergi ke kota di kecamatan Pundong. Selain itu, ada sensasi tersendiri yang dirasakan bagi orang-orang yang berjalan di atas jembatan ini.Karena jika seseorangberjalan melewatinya maka jembatan ini akan terasa sedikit bergoyang seperti ada getaran, terlebih lagi jika berpapasan dengan banyak sekali sepeda motor.Jembatan ini memiliki alas yang ditata dengan papan kayu, untuk bahan utamanya jelas dari bahan yang keras dan kokoh agar tidak mudah roboh seperti bahan plat dan kawat baja.

 

[artikel number=5 tag=”wisata-jogja” ]

Jembatan Soka Pundong Bantul ini dibangun sebagai pengganti jembatan beton yang dulunya patah dan Jembatan Sesek Pundong yang putus karena diterjang oleh banjir dari Sungai Opak. Pemerintah berinisiatif membangun jembatan gantung soka ini yang lokasinya tidak jauh dari lokasi jembatan sesek pundong yang hancur agar para warga desa bisa menyebrang dengan baik. Jembatan ini lebih kuat dan lebih kokoh debandingkan jembatan yang dulu dibangun. Agar jika bencana banjir datang, jembatan ini tidak akan mudah hancur apabila diterjang oleh banjir tersebut.

Pada pagi hari yang cerah, suasana di jembatan ini sedikit berkabut sehingga membuat suasana tampak mistis karena pandangan kita sedikit terhalangi oleh kabut. Jembatan gantung soka yang baru ini terlihat kokoh karena konstruksinya yang terbuat dari lempengan baja dan kawat baja yang tebal. Dari kejauhan, tampak jembatan gantung soka ini bercat hijau sehingga selaras dengan warna pepohonan yang berada di sekitarnya. Beberapa orang yang tinggal di daerah ini seringsekali melintas untuk sekedar berangkat menuju sekolah bagi anak-anak dan remaja, dan menuju ke tempat kerja bagi orang dewasa yang bekerja di kantor. Kadang juga ada beberapa orang berjalan beriringan sambil membawa rumput dan cangkul untuk bertani di desanya. Sungguh, ini merupakan pemandangan yang sangat menarik dan tidak terdapat di daerah perkotaan. Jembatan gantung soka pundong ini merupakan tempat yang cukup menarik karena bisa digunakan sebagai tempat untuk berburu foto selfie, dan suasana pada pagi harinya yang juga tidak kalah dengan jembatan-jembatan gantung lainnya yang berada di kedungmiri imogiri.

Jembatan Sokaalias jembatan pundong ini sebenarnya merupakan jembatan yang menjadi pertolongan utama bagi warga ketika datang bencana banjir besar yang diakibatkan olehgunung merapi yang melewati sungai opak hingga memenuhi sampai hamper menenggelamkan daratan. Jembatan ini sangat diandalkan oleh penduduk sekitar di dua desa bersebrangan tersebut di kecamatan pundong, Bantul ini. Namun saat ini, para penduduk atau orang-orang lain yang melewati jembatan kecil itu dapat memotret kemegahan dan keindahan dari jembatan ini. Tak jarang sekali, jembatan ini juga kerap kali digunakan sebagai lokasi untuk melakukan foto preweddingkarena keindahannya dan obyek fotografi yang unik.

Hal lain yang dapat dinikmati selain jembatan ini adalah panorama atau suasana pedesaan khas Kabupaten Bantul yang suasananya begitu asri di Pundong ini. Terdapat sawah, bukit, angina sejuk dan menyegarkan, petani, dan beberapa penduduk yang ramah akan menjadi sebuah pengalaman yang menenangkan pikiran. Datanglah ke tempat ini pada saat pagi hari tiba maka anda akan dapat mengamati kehidupan petani di sawah.

Jembatan Soka Pundong Bantul

Baca juga: Rental Mobil Bantul

Lokasi Jembatan Soka Pundong Bantul 

Lokasi Jembatan Soka Pundong Bantul ini tepatnya berada di alamat Seloharjo, Pundong, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55771. Untuk bisa mencapai ke lokasi jembatan ini sangatlah mudah karena anda dapat melalui jalur utama menuju arah ke Jalan raya Parangtritis. Anda beserta teman-teman dan keluarga anda dapat mengikuti papan petunjuk yang menunjukkan ke arah Parangtritis hingga menemukan petunjuk ke arah Pundong, kemudian berbeloklah ke arah timur menuju ke arah Jembatan Pundong. Jarak dari Jalan Parangtritis menuju jembatan ini kurang lebih berjarak satu kilometer.

Jembatan Soka Pundong Bantul merupakan jembatan yang dapat menjadi objek berfoto selfie yang bagus dan persinggahan sementara jika anda berencana berkunjung ke desa Seloharjo lalu melewati jembatan ini.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *