Tebing Watu Mabur – Bantul seperti tidak pernah kehabisan spot tempat wisata alam yang keren dengan landscape pemandangan alam yang indah. Sudah banyak wisata alam di bantul yang menyediakan spot gardu pandang sebagai spot selfie yang kekininan. Spot Gardu Pandang kini semakin banyak diminati oleh para wisatawan, baik local maupun luar daerah. Belakangan ini, wisata tebing watu mabur menjadi salah satu tempat wisata yang dibicarakan oleh masyarakat. Berfoto di atas tebing dengan kabut yang menyelimuti membuat seolah-olah tebing tersebut seperti terbang. Hal inilah yang menjadi minat masyarakat untuk berfoto di tempat ini karena memiliki latar pemandangan alam yang menarik.

Tebing Watu Mabur – Photo by @theopranindya

Baca juga: Paket Wisata Jogja Murah ke Tebing Watu Mabur

Tebing Watu Mabur bantul awalnya hanyalah merupakan kawasan yang sering dijadikan tempat untuk berkemah. Karena banyaknya wisatawan yang datang untuk berkunjung di daerah Dlingo, tebing watu mabur ini akhirnya mulai diubah menjadi tempat wisata. Beberapa spot foto dibangun sebagai wadah bagi para anak muda yang gemar melakukan hobi selfie ataupun berfoto ria. Slah satu spot yang menarik dan ramai di social media adalah spot jalan yang berada di atas bukit. Jika seseorang berfoto di atas spot ini, akan terlihat seolah-olah ia sedang berada di sebuah jalan yang tak terlihat karena diselimuti kabut yang tipis.

Tebing ini dinamakan tebing watu mabur oleh warga sekitar karena letaknya yang berada di atas bukit. Terkadang, sering muncul kabut tipis dari bawah tebing sehingga tebing tersebut terlihat seperti melayang di udara. Dalam bahasa jawa, watu berarti batu sedangkan mabur berarti terbang. Berarti jika diartikan secara lengkap adalah tebing yang terbang di udara. Dari atas tebing ini pula kita bisa menikmati sunrise ketika cuaca pada pagi hari sedang bagus. Jika memiliki waktu yang panjang, bawalah tenda dan berkemahlah dari atas bukit ini sambil menanti sunrise tiba.

Pembangunan fasilitas berupa gardu pandang masih terbilang baru, karena sebelumnya tempat ini hanyalah camping ground saja. Salah satu alasan mengapa tempat ini dinamai watu mabur karena kabut pagi yang menyelimutinya. Pemandangan alam yang dipenuhi kabut ini Nampak sangat bagus, sehingga banyak wisatawan yang memburunya. Tebing watu mabur ini sangat menarik sekali untuk dikunjungi, sangat pas sekali untuk refreshing saat liburan, menghilangkan penat dan stress yang melanda dari kerasnya kehidupan kota yang modern. Akses jalan menuju ke tebing watu mabur ini agak terjal dan lebih banyak tanjakan. Maka, dalam perjalanannya anda harus selalu berhati-hati, dan sebaiknya gunakanlah kendaraan yang bagus.

Harga Tiket Masuk ke Tebing Watu Mabur

Harga tiket masuk ke Tebing Watu Mabur cukup murah, kalian hanya dikenakan biaya sebesar Rp. 2.000 per orang dan Rp. 2.000 untuk parkir kendaraan. Dari atas tebing watu mabur, pemandangan berupa perbukitan hijau dan liukan sungai oya dapat terlihat. Suasana yang magis akan terjadi di pagi hari ketika kabut datang dan semburat warna emas sinar matahari mulai beradu. Anda bisa naik ke beberapa spot foto yang telah disediakan dan nyalakan kamera anda, dan mulailah berfoto dengan angle yang bagus. Selain berfoto-foto, anda juga bisa melakukan camping hanya dengan membayar 10.000 rupiah saja, anda sudah bisa mendirikan tenda di area kemah yang sudah disediakan.

Tebing Watu Mabur – Photo by @riskagalvani

Fasilitas yang ada di Tebing Watu Mabur

Fasilitas pendukung yang berada di kawasan wisata tebing watu mabur ini belum lengkap karena belum lama dikembangkan sebagai kawasan wisata dan terbilang masih sangat baru. Luas area kawasan wisata tersebut diperkirakan mempu menampung lebih dari belasan tenda berukuran besar. Beberapa fasilitas pelayanan yang terdapat di tempat wisata tebing watu mabur adalah area parkir kendaraan, Gerdu pohon, area berkemaah, tempat beristirahat, dan masih banyak lainnya.

 

Lokasi Tebing Watu Mabur

Secara keseluruhan, tebing watu mabur bantul akan menjadi lebih menarik jika digunakan sebagai alternative tempat berkemah di wilayah Dlingo Bantul. Selain itu tempat ini sangat cocok digunakan untuk menikmati panorama matahari terbit karena tebing ini menghadap ke arah timur. Kedepannya lagi kawasan ini bisa lebih dipercantik dan dilengkapi dengan fasilitas pendukung wisata lainnya. Lokasi tebing watu mabur dlingo bantul ini terletak di susun Lemahang, Mangunan, Dlingo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jika anda pernah mengunjungi hutan pinus mangunan atau kebun buah mangunan maka akan dengan mudah menemukan tempat ini karena letaknya berada dekat dengan tempat-tempat wisata tersebut.

Rute menuju Tebing Watu Mabur

Rute tebing watu mabur bisa dilalui dari pusat kota Jogja. Dari pusat kota Jogja silakan menuju terminal giwangan. Dari perempatan ringroad, pergilah ke arah selatan melewati jalan imogiri timur hingga sampai di pasar imogiri. Anda bisa mampir terlebih dahulu di pasar imogiri sambil bertanya-tanya ke penduduk setempat jalan menuju tebing watu mabur imogiri dlingo bantul. Mereka akan memberitahu untuk menuju pertigaan setelah pasar imogiri (lurus sedikit saja). Dari pertigaan tersebut, beloklah ke kiri. Ikuti jalan tersebut maka anda akan menemukan lagi pertigaan, beloklah ke kanan sebelum makam imogiri. Setelah itu, anda tinggal mengikuti jalan untuk sampai ke kawasan Mangunan Dlingo.

Anda juga bisa menggunakan bantuan GPS dan google maps di smartphone anda untuk membantu mencari jalan menuju lokasi wisata ini. Janganlah sungkan-sungkan untuk bertanya kepada warga sekitar bila dirasa bingung dengan rute perjalanannya. Nikmatilah perjalanannya, akan terasa begitu seru dan menyenangkan. Apalagi ketika sudah sampai di lokasi wisata, maka tentunya rasa letih perjalanan akan dibayar dengan segala suguhan alam yang sangat luar biasa.

Untuk transportasi bisa menggunakan mobil pribadi atau motor. Akan tetapi, bagi wisatawan luar kota atu luaar negeri membutuhkan transportasi umum untuk bisa menuju kawasan tebing watu mabur ini. Transportasi umum yang bisa digunakan seperti bus umum atau angkutan lainnya. Bagi anda wisatawan luar daerah Jogja, anda bisa menggunakan bus umum dan berhenti di Terminal Bus kota Bantul. Setelah itu lanjutkanlah perjalanan anda menggunakan ojek ataupun kendaraan pribadi yang dapat disewa menuju Desa Mangunan Jogja hingga sampai di lokasi objek wisata Tebing Watu Mabur Dlingo Bantul Yogyakarta tersebut.

Tebing Watu Mabur – Photo by @kohaan_

Baca juga: Rental Mobil Jogja Untuk Berlibur ke Tebing Watu Mabur

Sebelum memutuskan untuk pergi berlibur ke kawasan wisata tebing watu mabur, ada baiknya jika memantau cuacanya terlebih dahulu supaya tidak menghalangi liburannya. Anda perlu mempersiapkan keperluan yang akan dibutuhkan seperti membawa bekal perjalanan, air minum, dan yang lainnya. Serta bawalah beberapa barang tambahan seperti kamera karena anda pasti ingin mengabadikan momen bersama keluarga ataupun teman-teman anda. Jangan lupa untuk membawa perlengkapan kesehatan lainnya untuk berjaga-jaga seperti obat-obatan pribadi, tissue basah, antiseptic, P3K, dan lain-lain. Jagalah selalu kesehatan nda, siapkan fisik yang cukup dan juga kendaraan yang akan anda gunakan, pastikan kendaraan pribadi terisi bahan bakar secara penuh. Berhati-hatilah untuk semua kemungkinan yang terjadi. Jagalah kondisi anda selalu serta kondisi orang-orang yang ikut serta bersama anda mengikuti perjalanan liburan ini.

Bagaimana? Apakah anda cukup tertarik untuk berkunjung ke wisata tebing watu mabur? Segera agendakan perjalanan anda bersama orang-orang terdekat agar liburan anda menjadi sangat asyik dan menyenangkan. Ciptakan momen-momen seru dan berharga yang akan menjadi kenangan indah untuk dikenang nanti.

Comments 0

Leave a Comment