Desa Wisata Pulesari, Menyuguhkan Air Sungai Jernih dan Oleh-oleh Buah Salak

Desa Wisata Pulesari  Jogja – Tiket masuk, Jam Buka, Fasilitas, Rute, Lokasi menuju Desa Wisata Pulesari. Desa Wisata Pulesari memiliki keunikan tersendiri  sehingga disarankan untuk dikunjungi. Yogyakarta memang menyimpan banyak destinasi wisata yang patut dikunjungi terutama oleh masyarakat Jogja. Mulai dari wisata candi, wisata alam, wisata budaya,  bahkan kini Jogja sedang mengembangkan  objek wisata alam bernama desa wisata. Agar bisa lebih leluasa menikmati berbagai objek wisata ini, coba manfaatkan paket wisata Jogja 2 hari 1 malam.

Wisata Desa Wisata Pulesari

Daya Tarik Desa Pulesari

Daya tarik Desa Wisata Pulesari selain dari berbagai wahana yang tersedia juga dihiasi oleh kurang lebih 26 mata air yang mengalir  ke sawah dan juga ke sungai Besog serta sungai Krasak. Karena lokasi gunung yang tak jauh  dari gunung merapi, maka pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan gunung merapi.

Selain itu, desa ini dihiasi oleh kebun salak pondoh yang hampir ada di setiap sudut desa. Pengunjung diizinkan merasakan pengalaman memetik salak dengan tangan sendiri. Juga terdapat museum salak sehingga kunjungan ke desa wisata ini bukan hanya sebagai objek hiburan namun juga sebagai kegiatan edukasi. Pengetahuan tentang salak akan bertambah setelah berkunjung ke desa ini.

Perpaduan Nuansa Alam dan Budaya

Desa Wisata Pulesari yang terkenal dengan objek wisata alamnya dibentuk atas ide masyarakat. Partisipasi masyarakat  serta komitmen yang terus dijaga agar desa ini terus menjadi desa yang aman,  desa yang nyaman baik untu masyarakat lokal ataupun wisatawan dari luar kawasan tersebut. Kerja sama antara semua golongan agar desa tersebut tetap menjadi desa yang tenteram, dinamis dengan keindahan yang terjaga agar hal ini bisa menjadi contoh untuk desa lainnya.

Nuansa budaya akan didapatkan jika pengunjung datang saat bulan Safar. Kegiatan yang dilakukan seperti  upacara adat Pager Bumi digelar setiap bulan Safar Rabu Pungkasan. Selain itu, juga terdapat kesenian seperti Kubro siswo, tari Salak, Karawitan serta Jathilan.

Menikmati Berbagai Kuliner Bahan Salak

Sesuai dengan namanya, objek wisata ini berada di pedesaan yang tentunya menyajikan suasana alam tersendiri untuk pengunjung. Perpaduan nuansa alam dengan nuansa budaya akan terasa saat masuk ke desa ini dan hingga kini masih dilestarikan. Objek wisata ini mulai dibentuk ditahun 2012 dari ide masyarakat untuk mengembangkan program agrowisata salak. Sebab kawasan ini sangat bagus untuk budidaya salak. Salak ini diperoleh  dari kebun salak yang terdapat di daerah tersebut.

Salak yang sudah dipanen diolah lagi menjadi berbagai jenis kuliner. Mulai dari dodol salak,  ada juga bakpia, wingko, enting-enting, nastar, mandumongso, kerupuk, nogosar, kolak salak dan dan bakwan salak. Kuliner ini menjadi olahan khas yang bisa dimanfaatkan untuk oleh-oleh setelah berkunjung ke Yogyakarta, khususnya Desa Wisata Pulesari.

Menikmati Berbagai Wahana

Wahana yang bisa dinikmati oleh pengunjung yaitu wahana outbont yang cukup menyenangkan. Selain itu juga tersedia trekking, wisata sungai dan fun time. Salah satu kegiatan yang sangat diminati pengunjung ialah river trekking, dimana pengunjung akan menyusuri sungai sambil menikmati kesejukannya.

Masih ada wahana yang bisa didapatkan ketika menikmati river trekking yaitu spiderman web, juga ada tangkap air, titian bamboo, air terjun, jembatan goyang  dan juga ada goa yang bisa dimasuki jika menginginkannya.

Objek wisata yang memang sangat bergantung pada alam ini, sangat menonjolkan kegiatan ataupun wahana yang langsung berhubungan dengan alam. Wahana yang terdapat di sini juga sebagai bentuk olahraga bagi tubuh agar semakin kuat.

Menjadi lokasi yang bagus untuk menghabiskan hari libur baik itu akhir pekan atau libur panjang. Banyak wahana dan kegiatan yang bisa dicoba di objek wisata ini. Yang penting budget jangan lupa disediakan sebab beberapa wahana mengharuskan pengunjung membayar tiket jika ingin menikmatinya. Lebih baik berkunjung ke sini dibandingkan berkunjung ke tempat yang tidak berkualitas, yang tidak bisa memberikan pengalaman lebih.

Berkunjung ke  Desa Wisata Pulesari terutama sangat disarankan bagi yang suka dengan buah salak. Di sini, pengunjung bukan hanya bisa melihat langsung pohon salak, daun serta buahnya, namun pengunjung diizinkan memetiknya sendiri. Tentunya perkembangan saraf sangat bagus, pengalaman seperti ini bisa lebih lama melekat di otak, sebab langsung berinteraksi dengan lingkungan.

Lokasi Desa Wisata Pulesari

Lokasi Desa Wisata Pulesari bisa ditemukan dengan mudah yang mana berlokasi di Dusun Pulesari, Wono Kerto, Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jam Operasional Desa Wisata Pulesari

Jam operasional Desa Wisata Pulesari setiap hari mulai Senin hingga Sabtu, mulai jam 07.00 sampai 18.00 WIB.

[artikel number=3 tag=”paket-desa-wisata-jogja” ]

Rute Desa Wisata Pulesari

Agar bisa dengan mudah tiba di lokasi yang dituju, sangat penting tahu rute lokasi, begitu juga dengan Desa Wisata Pulesari. Karena lokasinya juga tak terlalu jauh dari gunung Merapi, maka ada beberapa opsi rute yang bisa dipilih pengunjung.

Pengunjung yang berjalan dari Pusat Kota Yogyakarta, pilihlah jalan  ke barat melewati jalan KH Ahmad Dahlan, kemudian lurus hingga bertemu perempatan. Selanjutnya belok ke utara melalui jalan Letjen Suprapto. Lanjut jalan lurus hingga di pertigaan kemudian belok ke kanan melalui jalan Tentara Rakyat Mataram.

Masih harus teruskan perjalanan lurus terus hingga tiba di Jalan Tentara Pelajar. Selanjutnya lewati jalan Magelang hingga tiba di pertigaan  kemudian belok ke kanan  melewati jalan Turi. Selanjutnya lurus terus dan belok ke kiri bertemu lagi dengan pertigaan, belok ke kanan terus ikuti jalan hingga tiba di Desa Pulesari.

  • Jika pengunjung mulai jalan dari Foodcourt UGM, maka membutuhkan waktu sekitar 20 menit dengan menaiki bis jalur 2.
  • Sedangkan pengunjung memilih jalan dari RM Ayam Goreng Tojoyo 3 menaiki bis kor-4b atau bis jalur dua dapat menghabiskan lebih kurang sekitar 30 menit.
  • Sementara itu, jika pengunjung ingin jalan dari gereja St. Antonius Kotabaru maka dapat menghabiskan waktu lebih kurang 17 menit.

Fasilitas Desa Wisata Pulesari Memadai

Fasilitas Desa Wisata Pulesari mulai dari masjid, bahkan juga ada mushalla. Selain itu juga tersedia toilet umum, gardu ronda dan juga ada gardu lain yang dibangun dengan material kayu. Bagi pengunjung yang ingin menginap  di sini, juga tersedia homestay. Sementara itu, di sini juga menyediakan fasilitas berbayar diantaranya ada proyektor yang bisa dimanfaatkan untuk seminar atau kegiatan lainnya serta terdapat wahana sepeda ontel.

Harga Tiket Masuk dan Biaya Parkir

Harga tiket masuk Desa Wisata Pulesari memang gratis. Tidak dikenakan biaya masuk namun jika pengunjung ingin menikmati paket outbont diwajibkan membayar. Sementara itu biaya parkir sebesar Rp 2 ribu untuk kendaraan bermotor, sedangkan bagi pengunjung yang membawa mobil membayar biaya piket sebesar Rp 5 ribu.

Sekian penjelasan tentang Desa Wisata Pulesari yang memiliki daya tariknya di agrowisata salak yang sengaja dibentuk atas ide kreatif masyarakat sekitar. Karena  itu, desa ini juga menjadi penghasil berbagai macam kuliner salak yang bisa dimanfaatkan sebagai oleh-oleh ketika akan pulang ke kampung halaman setelah berkunjung ke Yogyakarta dengan paket Wisata Jogja 2 hari 1 malam. Selamat berkunjung.

Sudah Wisata di Desa Wisata Pulesari ?

Kalau sudah berikan rating review dibawah ini dengan klik tombol bintang dibawah ini

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *