Menggali Sejarah Tentang Candi Sambisari Jogja

Candi Sambisari – Sudah pernah berwisata ke daerah yang memiliki candi? Tentu sebagian besar sudah pernah, dan candi yang populer seperti Prambanan dan Borobudur adalah tempat yang populer. Selain candi tersebut ada pula lokasi candi yang indah yang dijadikan tempat wisata di Jogjakarta, yakni Candi Sambisari. Lokasi Candi Sambisari tersebut berada di Dusun Sambisari tepatnya di Desa Purwomartani.

Candi Sambisari – Photo by @ekaayuruby_

Baca juga: Paket Wisata Jogja Murah ke Candi Sambisari

Candi yang dibangun sudah cukup lama sejak abad ke 9 masehi oleh Raja. Dari Kerajaan Mataram Hindu ini masih bisa diabadikan keindahannya. Lokasinya pun juga tidak terlalu jauh dari Pusat kota Jogja, yakni berkisar 15 km menuju arah timur laut. Jadi bagi yang bawa kendaraan pribadi akan lebih mudah mencapai area wisata Candi Sambisari.

Area yang masih banyak lahan pertanian tersebut tidak disangka Candi ditemukan oleh petani yang sedang bekerja mencangkul sawahnya. Jadi ketika cangkul sudah menghantam benda keras, sang petani pun tidak melanjutkan pekerjaannya. Penelitian pun akhirnya dilakujan Oleh Balai Arkeologi Jogjakarta dan penggalian pun dilakukan seperlunya pada tahun 1966.

Candi Sambisari – Photo by @monicachristin_

Sejak ditemukannya tentu bentuk Candi tidak seperti saat ini, sebab sudah dilakukan pemugaran dan rekonstruksi pada Candi dan selesai ditahun 1987. Letaknya yang berada 6 meter lebih dibawah permukaan tanah ini Candi Sambisari memang tidak mudah terlihat dari jauh. Ini dikarenakan bangunan tersebut sudah tertimbun cukup lama sejak letusan gunung berapi, sehingga posisinya jadi lebih rendah. Untuk menjaga kualitas dan keaslian candi saat ini diberikan dua lapis pagar disekelilingnya yang berbentuk pagar batu rendah. Halan Candi pun dikelilingi pagar batu setebal sekitar 50 cm dimana tingginya sekitar 2 meter.

 

[artikel number=3 tag=”wisata-jogja” ]

Ketika Anda sudah sampai lokasi Candi pada masing-masing sisi terdapat pintu masuk tanpa gapura maupun hiasan lain. Candi tersebut terdiri dari satu candi utama serta tiga candi perwara. Candi utama menghadap ke barat dan kondisinya relatif utuh dibandingkan dengan ketiga candi perwara lain yang ada dihadapan candi utama. Kemudian pada masing-masing candi perwara yang berdenah dasar bujur sangkar dengan luas 4,8 m2 hanya tersisa baturnya saja.

Untuk tinggi candi utama puncaknya dapat mencapai 7,5 meter, sedangkan tubuh candi berdiri di atas batur yang berdenah dasar bujur sangkar dengan luas 13,65 meter persegi serta tingginya berkisar 2 meter. Jika dilihat dari jauh tingginya langkan tidak akan terlihat, hanya terlihat bagian atapnya saja yang menyembul keatas. Sedangkan pada bagian kaki candi polos tanpa adanya hiasan, tetapi dibagian luar dinding langkan terdapat hiasan seretan pahatan dengan motif bunga serta sulur-suluran yang halus pahatannya.

Tempat Wisata Candi sambisari pada bagian puncak tangganya terdapat gerbang paduraksa yang dihiasi bingkai pahatan motif kertas tempel, kemudian dikaki bingkai dihiasi pahatan kepala naga yang menghadap ke luar dengan posisi mulut menganga. Di pintu masuk juga terdapat hiasan hingga ke ruangan dalam, namun di ambang pintu ruangan terdapat pahatan Kalamakara yang tidak ada rahang bawahnya.

Candi Sambisari – Photo by @herningsus

Baca juga: Rental Mobil Jogja Untuk Berlibur ke Candi Sambisari

Untuk datang ke tempat Candi Sambisari ini disarankan hari libur sehingga dapat memiliki waktu yang cukup banyak untuk mengeksplor setiap bagian candi. Rute menuju Candi Sambisari juga sangat mudah untuk anda lalui. Peninggalan kerajaan hindu tersebut memang memiliki daya tarik tersendiri sebagai bagian dari sejarah yang akan tetap dapat dikenang walau zaman semakin modern. Untuk berwisata ke Candi terswbut juga tidak membutuhkan biaya besar, apalagi jika membawa keluarga. Cukup transport, biaya makan dan biaya masuk Candi yang terjangkau sudah bisa berfoto dan berwisata.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.