Air Terjun Sidoharjo, Air Terjun Tersembunyi & tertinggi di Jogja

Wisata Air Terjun Sidoharjo Jogja – Tiket Masuk, Jam Buka, Lokasi, Fasilitas, Rute Menuju Air terjun Sidoharjo Kulonprogo. Air Terjun Sidoharjo Yogyakarta merupakan salah satu destinasi wisata alam yang tak boleh Anda lewatkan. Seperti halnya objek wisata alam lainnya di Jogja, air terjun ini ramai dikunjungi wisatawan terutama ketika musim liburan tiba.

Air terjun yang terletak di Desa Sidoharjo ini terbilang belum banyak diketahui wisatawan. Nama lain dari air terjun ini adalah Air Terjun Perawan Sidoharjo. Di tempat ini, terdapat banyak sekali daya tarik yang tersimpan dan mampu membuat para wisatawan penasaran. Ingin berkunjung ke destinasi wisata satu ini? Anda dapat berkunjung dengan menggunakan fasilitas paket wisata Jogja.

Wisata Air Terjun Sidoharjo

Pesona Alami Air Terjun Tertinggi di Jogja, Air Terjun Sidoharjo

Air Terjun Sidoharjo merupakan salah satu air terjun dengan tebing tertinggi. Bertempat di antara wilayah perbukitan menoreh Jogja yang terkenal dengan jalan yang menanjak dan menurun. Disebut pula sebagai Air Terjun Perawan.

Mengapa demikian? Sebab kata “perawan” merujuk pada lokasi yang belum pernah terjamah sama sekali. Namun, terdapat pula kisah versi lain dari penduduk sekitar air terjun yang menyatakan bahwa mulanya, yang pertama kali menemukan lokasi wisata air terjun ini adalah seorang gadis.

Selain memiliki nama yang unik, destinasi wisata alam ini menyimpan keindahan pemandangan yang luar biasa. Meski belum terdapat banyak fasilitas buatan, justru hal ini menambah kesan asri lingkungan sekitar air terjun. Ketika tiba di lokasi air terjun, pengunjung akan disuguhi pemandangan tebing yang menjulang tinggi.

Dari tebing yang tinggi ini, air terjun mengalir dan di bawahnya terdapat tampungan aliran air yang dapat digunakan pengunjung untuk berendam. Hutan yang mengelilingi air terjun membuat udara terasa sejuk dan asri khususnya di pagi hari.

Di sekitar lokasi air terjun tumbuh bunga-bunga liar yang cantik. Karena lokasinya yang masih asri, terkadang pengunjung dapat menjumpai monyet-monyet berekor panjang yang menghuni hutan tersebut.

Di tengah perjalanan menuju lokasi utama air terjun, Anda akan menjumpai saluran air yang dibangun oleh warga setempat untuk keperluan mengairi sawah dan ladang. Di ujung saluran terdapat air terjun kecil dengan ketinggian 10 meter.

Di sini Anda dapat berhenti sejenak untuk beristirahat dan melepas lelah sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke Curug Sidoharjo. Anda masih harus menempuh sekitar setengah perjalanan lagi dari curug kecil ini menuju Curug Sidoharjo.

Setelah melewati jalan setapak di tengah hutan, Anda akan dapat melihat Curug Sidoharjo dari balik rindangnya pepohonan. Curug Sidoharjo ini tampak besar dan tinggi, tapi debit aliran airnya tidak terlalu deras kecuali pada musim penghujan. Karena belum banyak dikunjungi wisatawan, kondisi alam sekitar curug tampak alami dan bersih. Di aliran sungainya terdapat beberapa cekungan air yang cukup dalam dan batuan serta pasir.

Lokasi Curug Sidoharjo ini dibagi menjadi tiga wilayah pedukuhan, yaitu Pedukuhan Nyemani, Pedukuhan Gorolangu, dan Pedukuhan Munggah Lor. Ketinggian Curug Sidoharjo mencapai 75 meter.

Lokasi Air Terjun Sidoharjo

Lokasi Air Terjun Sidoharjo berada di Dusun Gonolangu, Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta, 55673. Lokasi wisata ini masih berada di area perbukitan menoreh sehingga jalan yang ditempuh untuk menuju air terjun penuh tanjakan dan turunan.

Rute ke Air Terjun Sidoharjo

Rute Air Terjun Sidoharjo yang dapat Anda tempuh dari titik nol km Jogja adalah ke arah barat melalui Jalan K.H. Ahmad Dahlan menuju ke Jalan Wates. Lanjutkan perjalanan ke arah barat sampai masuk ke Jalan Godean.

Ketika Anda menemukan perempatan, Anda dapat menuju ke utara Jalan Gedongan-Tempel sampai bertemu pertigaan ke arah barat melalui Jalan Daratan 3. Kemudian terus hingga sampai di perempatan Nanggulan. Dari perempatan Nanggulan, melaju ke utara sampai bertemu perempatan Dekso. Kemudian menuju ke arah Samigaluh sampai menemukan MTs Sidoharjo. Di dekat sana destinasi wisata alam ini berada.

Jika Anda berangkat dari Tugu Dekso, Anda dapat mengikuti jalan yang menuju ke arah Samigaluh atau dikenal juga jalan yang menuju ke Puncak Bukit Suroloyo sampai menemukan tanjakan menikung dan terdapat papan nama MTs Sidoharjo yang menuju ke gang sempit.

[artikel number=3 tag=”paket-wisata-alam-jogja” ]

Ikuti gang sempit tersebut sampai Anda memasuki kawasan pemukiman penduduk. Nah, di tempat tersebut sudah terdapat banyak papan penunjuk jalan bahkan di setiap persimpangan jalan sampai tiba di lokasi Curug Sidoharjo.

Anda cukup menempuh perjalanan sejauh 31 km, setara dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam. Kondisi jalan menuju lokasi air terjun sudah memadai, yakni beraspal tapi akses menuju lokasi terbilang tidak mudah untuk dilalui kendaraan mobil.

Akan lebih mudah jika Anda berkunjung menggunakan kendaraan bermotor roda dua. Namun, Anda juga masih bisa menggunakan mobil dengan tingkat kewaspadaan dan perhatian yang tinggi.

Fasilitas Air Terjun Sidoharjo

Mengenai fasilitas Air Terjun Sidoharjo, sayangnya di lokasi ini belum terdapat sarana dan prasarana penunjang wisata sehingga jika Anda ingin berkunjung, sebaiknya Anda mempersiapkan sendiri perbekalan yang dibutuhkan selama berwisata ke tempat ini.

Jam Buka Air Terjun Sidoharjo Yogyakarta

Setiap lokasi wisata umumnya memiliki jam buka dan tutup yang berbeda-beda, begitupun destinasi wisata di Kabupaten Kulon Progo satu ini. Jam buka Air Terjun Sidoharjo adalah 24 jam sesuai dengan zona waktu setempat.

Tiket Masuk Air Terjun Sidoharjo

Ketika memasuki lokasi air terjun, Harga tiket masuk Air Terjun Sidoharjo yang dikenakan bagi pengunjung sebesar Rp3.000 baik itu ketika weekday maupun weekend. Selain itu, pengunjung juga perlu membayar biaya parkir dengan ketentuan:

–          Kendaraan bermotor roda dua      : Rp2.000

–          Kendaraan mobil                               : Rp5.000

Murah sekali, bukan? Dengan merogoh kocek tidak sampai sepuluh ribu, Anda sudah bisa memasuki lokasi wisata, menikmati keindahan alam dan merefresh pikiran. Namun, harga tiket masuk Curug Sidoharjo ini dapat berubah sewaktu-waktu.

Biasanya, wisatawan banyak yang mengunjungi destinasi wisata alam ini ketika musim penghujan, yaitu sekitar bulan Maret dan Bulan April. Hal ini disebabkan aliran air terjun cukup melimpah dibandingkan ketika musim kemarau.

Pada musim kemarau, aliran air terjun menyusut sehingga membuat pemandangan yang tampak hanya tebing cadas yang menjulang tinggi dan genangan kolam air terjun di bawahnya. Saat ini belum banyak kegiatan yang dapat dilakukan di lokasi wisata selain mengabadikan momen melalui foto dan menikmati keindahan alam sekitar air terjun.

Namun, lokasi wisata ini sesungguhnya sangat berpotensi untuk dibangun wahana aktivitas outdoor, seperti panjat tebing, hiking, flying fox, atau camping ground. Demikian informasi tentang Air Terjun Sidoharjo Yogyakarta, simak beragam informasi yang terdapat di paket wisata Jogja dan segera kunjungi destinasi wisata satu ini bersama keluarga, teman, maupun pasangan. Selamat menikmati liburan Anda.

Sudah Wisata di Air Terjun Sidoharjo ?

Kalau sudah berikan rating review dibawah ini dengan klik tombol bintang dibawah ini

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *